Meskipun secara umum masyarakat Kabupaten Cirebon dan sekitarnya menggunakan bahasa Jawa dialek Cirebon dalam kehidupan sehari-hari, nyatanya ada beberapa kantong wilayah atau desa yang warganya menggunakan bahasa Sunda sebagai bahasa tutur harian mereka.
Beberapa wilayah tersebut di antaranya meliputi:
- Desa Belawa (Kecamatan Lemahabang)
- Desa Munjul (Kecamatan Astanajapura)
- Desa Jatiseeng (Kecamatan Ciledug)
Keunikan Bahasa Sunda Cirebon:
Bahasa Sunda yang dituturkan di daerah perbatasan ini memiliki ciri khas tersendiri. Kosakata dan logatnya cenderung lebih akrab dan kasar jika dibandingkan dengan bahasa Sunda standar wilayah Priangan. Selain itu, terdapat penyerapan unsur bahasa Jawa di dalamnya, seperti penggunaan kata “ndi” yang berarti mana, sehingga kalimat tanya “mau ke mana?” di sana sering diucapkan dengan kalimat “Arek ka ndi?” (perpaduan kata Sunda arek dan kata Jawa ndi).
